Home Uncategorized Cambridge Audio CXA80 – Kokoh Dan Menarik

Cambridge Audio CXA80 – Kokoh Dan Menarik

0

Cambridge Audio CXA80 – Kokoh Dan Menarik

Ada indikator bagus untuk CXA80. Produk ini berada di seri CX, jajaran produk sukses Cambridge, yang kerap mendapat lima bintang. CXA80 memiliki darah yang sama. Mengemas tampilan rapi dan modern khas seri CX, serta lebih tinggi dari segi harga dan spesifi kasi dibanding CXA60 yang sukses. Perbedaan utamanya CXA80 berdaya 80W (lebih besar dari CXA60 yang hanya 60W), harganya lebih tinggi tapi juga disertai beberapa koneksi tambahan. Namun CXA80 harus bisa membuktikan diri mampu menandingi Arcam A19 yang mampu terus bertahan dengan lima bintang.

Sumber : CreativEvent

Cambridge memang tidak mempunyai input phono seperti halnya amplifi er Arcam yang tradisional, namun produk ini memiliki DAC resolusi tinggi terintegrasi, dan sebuah input USB. Presisi tinggi Perbedaan paling mencolok ada pada suaranya. Yang paling mengejutkan bagi kami adalah betapa detail dan nyata suara musik yang dihantarkan. Memainkan FBI dari The Shadow dan permainan gitar Hank Marvin yang jernih terdengar menyeluruh dan kaya. Masing-masing dawai terdengar solid dan berbobot. Suaranya bersih, jelas, tepat dan terdengar tiga dimensi. CXA80 bukan sekadar detail, namun juga kekuatan dan tenaga yang mengantarkan suara. Karenanya Anda akan menemukan instrumental dan vokal terdengar lebih solid seperti yang hanya bisa Anda dapatkan pada perangkat hi-fi terpisah kelas atas.

Isu ‘besar’ Tapi ada harga yang harus dibayar untuk semua kekuatan tersebut. Sekalipun CXA80 membuat kami takjub, tambahan kekuatan itu mengakibatkan rhythm dan dinamika menjadi membosankan dan teredam. Tidak seperti Merek Arcam A19 yang artikulasi suara dan keseimbangannya bagus, CXA80 tidaklah seekspresif lagu yang dimainkan. Suara aneka bunyi-bunyian pada lagu dari Oasis, tidak terdengar jelas, begitu pula dengan suara sengau di sana. Kelemahan paling nyata terdengar saat memainkan Yellow Light dari Monster and Men.

Suara kedua penyanyinya terdengar seperti berkarakter sama, sementara pada A19 suara penyanyi laki-laki dan perempuan terdengar berbeda. Ritme untuk mengekspresikan lagu tak terasa. Memang mampu memberikan kedalaman dan suara yang solid, tapi dengung atau desis yang ada di ujung nada yang ditujukan untuk memperindah lagu teredam oleh tenaga besar amplifi er. Di luar dari urusan koneksi analog yang mampu menghasilkan suara yang lebih penuh dan mulus, karakter amplifi er ini konsisten hingga ke semua input, termasuk USB. DAC terintegrasinya bagus dan kemudahannya menarik perhatian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here